Asal Usul Nama Kecamatan Tigaraksa Tangerang Banten – Bersama Ka Cengeng

Posted on

Assalamualaikum…hallo.. adik-adik hususnya yang ada diwilayah Kecamatan Tigaraksa Tangerang  Banten khusunya, dan Adik-adik di seluruh Indonesia pada umumnya, kali ini Ka Cengeng akan menceritakan tentang Asal Usul Nama Kota Tigaraksa yang berada di wilayah kota Tangerang. Pasti kebanyakan dari adik-adik banyak yang belum tahu,kenapa sih kota Tigaraksa di namakan Tigaraksa. Biar tidak penasaran sekarang Ka Cengeng akan mulai ceritanya,disimak baik-baik ya.

Tigaraksa adalah sebuah kecamatan yang sekarang menjadi ibu kota Kabupaten Tangerang , karena semua kegiatan Pemerintahan Kabupaten Tangerang telah di pindahkan dari Cikokol ke Tigaraksa beberapa tahun yang lalu. Dan sekarang di Tigaraksalah Bupati, DPRD, dan Polres Kabupaten Tangerang berkantor untuk melaksanakan tugasnya.
Sebelum Ka Cengeng lanjutkan ceritanya, pasti diantara Adik-adik banyak yang menduga-duga kalau nama Tigaraksa itu diambil dari kata Tiga Raksasa. Hehe..pasti kalian bakal kejebak kalau sudah tahu ceritanya, mari kita lanjutkan ceritanya.

Adik-adik yang baik , nama Tigaraksa berawal dari di utusnya tiga utusan pada masa kesultanan Banten. Pada waktu itu negara kita masih dalam penjajahan Belanda. Tiga utusan tersebut ialah bernama Aria Yudanegara, Aria Wangsakerta dan Aria Santika, yang dikenal dengan julukan Tiga Aria. Adapun tugas utama dari ketiga utusan ini adalah untuk membuat basis-basis pertahanan dari serangan Belanda.

Dan berdasarkan dari ketiga nama utusan itulah yang menjadi dasar asal usul nama Tigaraksa, ketiga Aria itu menjadi panutan atau Tanglu/Tiang (tokoh) bagi masyarakat sekitar. Maka jadilah kata Tiga, yang artinya tiga utusan/tiga Aria dan kata Raksa yang artinya Penjaga, karena masyarakat sekitar menganggap tiga Aria itu sebagai tiang atau panutan. Jadi Tigaraksa itu artinya Tiga Tiang Penjaga, tujuanya penamaan kota Tigarksa itu adalah sebagai tanda penghormatan untuk mengenang jasa-jasa kepada ketiga utusan dari kesultanan Banten tersebut. Jadi bukan Tiga Raksasa ya, tapi Tiga Tanglu/Tiang Penjaga, sudah tahukan sekarang Asal Usul Nama Kota Tigaraksa.

Adik-adik yang baik, untuk mengenang jasa-jasa beliau tersebut, beberapa nama dari utusan itupun di jadikan nama sebuah jalan yang menghubungkan antara kota Balaraja (tempat bertemunya para raja,asal usul nama kota Balaraja dapat dilihat disini ) dengan kota Tigaraksa yaitu Jl. Raya Aria Jaya Santika dan Jl. Aria Wangsakara.
Mari kita lanjutkan, wilayah-wilayah yang dijadikan basis pertahanan oleh ketiga utusan ini menjadi tempat perkampungan dan tempat pemerintahan. Beberapa penduduk perkampungan dari arah timur banyak yang mengungsi ke daerah tersebut untuk menghindari serangan Belanda.

Hal ini membuat Belanda menjadi geram dan berusaha untuk menumbangkan pemerintahan dari ketiga utusan Sultan Banten tersebut. Akhirnya lambat laun Belanda pun berhasil menumbangkan pemerintahan dari ketiga utusan Sultan tersebut.

Dan untuk mengenang jasa ketiga utusan Sultan yang juga dikenal dengan sebutan Tiga Aria tersebut, maka dinamakanlah daerah itu dengan sebutan Tigaraksa seperti yang sudah dijelaskan diatas, pada saat bersamaan di bangun pula tugu prasasti di bagian barat Sungai Cisadane oleh Pangeran Soegri. Pangeran Soegri ialah seorang putra Sultan Ageng Tirtayasa dari Kesultanan Banten. Tugu prasasti tersebut oleh masyarakat sekitar biasa disebut “Tanggeran”(artinya tateungeur atau tanda) yang pada akhirnya di kenal sebagai Tangerang.(asal usul nama kota Tangerang bisa dilihat disini).

Prasasti yang terdapat pada tugu tersebut tertulis dengan mengunakan huruf Arab ”gundul” yang berbahasa Jawa kuno yang isinya”Bismillah pget Ingkang Gusti,Diningsun juput parenah kala Sabtu, Ping Gangsal Sapar Tahun Wau,Rengsena perang netek Nangaran,Bungas wetan Cipamugas kilen Cidurian, Sakabeh Angraksa Sitingsun Parahyang”. Yang artinya”Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Kuasa, dari Kami mengambil kesempatan pada hari Sabtu,Tanggal 5 Sapar Tahun Wau, Sesudah perang kita memancangkan tugu, untuk mempertahankan batas Timur Cipamungkas (Cisadane) dan Barat Cidurian, Semua menjaga tanah kaum Parahyang. Sebutan ”Tangeran” yang berarti ”tanda” itu lama-kelamaan berubah sebutan menjadi Tangerang sebagaimana yang dikenal sekarang ini.

Dikisahkan,bahwa pemerintahan yang dipimpin oleh Tiga Maulana tersebut berhasil dikalahkan pada tahun 1684 oleh Belanda, berbarengan dengan terjadinya perjanjian antara Belanda dengan Kesultanan Banten pada 17 April 1684. Dengan adanya perjanjian telah memaksa seluruh wilayah Tangerang masuk kedalam kekuasaan Penjajah Belanda. Kemudian Belanda membentuk pemerintahan kabupaten yang lepas dari Kesultanan Banten di bawah pimpinan seorang bupati.

Adik-adik yang baik, gimana sudah tahukan sekarang sejarah kota Tigaraksa.Ka Cengeng cukupkan sampai disini tentang Asal Usul Nama Kota Tigaraksa,semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan adik-adik semua jangan lupa belajar dan terus ikuti cerita selanjutnya dari Ka Cengeng, mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan dan penyebutan nama dan lokasi, dan mohon dikoreksi apabila ada kesalahan dan kekeliruan dalam artikel ini, terimakasih Wassalmualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Seperti biasa kalau Adik-adik ingin mendengarkan versi audionya silahkan klik disini.

Sumber :  https://tangerangkab.go.id/sekilas-tangerang/show/ dan diambil darberbagai sumber lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *