Asal Usul Nama Kecamatan Cisoka Tangerang Banten Versi 1 – Bersama Ka Cengeng

Posted on

Assalamualaikum…Halloo Adik-adik yang ada di wilayah Kecamatan Cisoka Tangerang Banten khususnya, dan Adik-adik di seluruh Indonesia pada umumnya. Kali ini Ka Cengeng akan kembali menceritakan Asal Usul sebuah nama daerah dan kali ini yang akan kita bahas adalah Asal Usul Nama Desa Cisoka Tangerang Banten Versi 1 yang sekarang manjadi Kecamatan Cisoka. Bagaimana ceritanya mari kita simak baik-baik.

Adik-adik, sebelum Ka Cengeng mulai bercerita, Ka Cengeng mau kasih tahu dulu, bahwa cerita Asal Usul Nama Desa Cisoka ini ada berbagai macam versi. Dan yang sekarang kalian baca adalah versi yang pertama,untuk versi lainnya nanti akan Ka Cengeng ceritakan pada kesempatan yang lain, mari kita mulai ceritanya.
Pada zaman dahulu ketika negara kita masih berada pada zaman kerajaan atau kesultanan. Pada waktu itu ada seorang sultan bersama rombongan dari Banten yang melakukan perjalanan jauh menuju ke kesultanan Cirebon. perjalanan itu ditempuh dengan berjalan kaki tanpa menunggangi kuda sebagai alat transportasi pada waktu itu dan hanya menggunakan peralatan seadanya.

Pada saat rombongan Sultan tersebut tiba di sebuah kampung untuk beristirahat, maka merekapun lalu membuat kemah atau saung, dan ada juga yang menumpang istirahat dirumah penduduk setempat. Pada awalnya mereka bermaksud untuk sekedar beristirhat saja, namun karena ada sesauatu hal, maka mereka memutuskan untuk tinggal beberapa waktu lamanya, bahkan ada yang sampai menetap di kampung itu. Yang dikemudian hari kampung tersebut diberi nama Desa Pasanggrahan yang artinya tempat persinggahan atau peristirahatan.

Karena singgahnya rombongan sultan di desa Pasanggrahan itu dengan waktu yang cukup lama , maka terjadilah interaksi atau pergaulan antara penduduk setempat dengan sultan beserta rombongannya tersebut.Dimana pada akhirnya maka terjadilah pernikahan antara Sultan dan beberapa orang rombongannya dengan beberapa wanita di kampung Pasanggarahan itu, dengan status perkawinannya adalah di madu atau menjadi selir.

Konon ceritanya, sejak saat itu sampai sekarang terdapat mitos pada mayarakat setempat bahwa di desa Pasanggrahan itu banyak para wanita yang hidupnya di madu berdasarkan sejarah tersebut. Tapi semua itu belum tentu kebenarannya itukan hanya sekedar mitos saja. Ada juga tersiar kabar yang mengatakan bahwa banyak wanita berparas cantik yang berasal dari desa Pasanggrahan, itu dikarenakan sejarah nenek moyan mereka yang berasal dari pernikahan dengan keturunan sultan dan rombongannya.

Seiring berjalannya waktu maka tibalah saatnya Sultan berserta rombongannya kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju ke kesultanan Cirebon. Dengan demikian berarti mereka harus meninggalkan anak dan istri mereka yang ada di kampung Pasanggrahan. Dan saat-saat yang seperti itu adalah saat yang sangat mengharukan dan menyedihkan, karena mereka harus rela berpisah dengan orang yang mereka cintai.

Dengan perasaan yang haru para istri,anak dan keluarga mengantarkan kepergian rombongan Sultan tersebut hingga sampai ke sebuah kampung. Dan setibanya di kampung itu, air mata kesedihan sudah tidak bisa dibendung lagi. Isak tangis perpisahan dari rasa sedih yang amat mendalam karena harus berpisah dengan para suaminya. Karena banyaknya air mata yang bercucuran dalam peristiwa tersebut, maka sejak itu kampung itu akhirnya di beri nama kampung Cai Soca, yang artinya adalah Air Mata. Dan dari asal kata Cai Soca itulah nama kampung itu diambil, kemudian lama kelamaan seiring berjalannya waktu lambat laun berubahlah nama Cai Soca itu menjadi Cisoka yang sampai sekarang kampung tersebut dinamakan Desa Cisoka yang sekarang menjadi Kecamatan Cisoka.

Berdasarkan dari sejarah tersebut, banyak sesepuh Desa Cisoka dan orang tua terdahulu yang mengatakan, bahwa air yang berasal dari Desa Cisoka itu akan membawa pengaruh yang baik, yaitu membuat warna kulit menjadi cerah bagi para penduduk sekitarnya. Dan lagi-lagi itu hanyalah sebuah mitos yang belum tentu kebenarannya.
Jadi begitulah Asal Usul Nama Desa Cisoka Tangeran Banten yang dapat Ka Cengeng sampaikan kali ini,semoga bisa menambah wawasan Adik-adik semua dan jangan lupa belajar ya.

Apabila ada kekeliruan dan kesalahan , ataupun ungkapan yang berlebihan, itu bukanlah sebuah kesengajaan, tapi dikarenakan minimya pengetahuan Ka Cengeng sebagai penulis. Disebabkan sulitnya untuk mendapatkan sebuah cerita yang diungkap dari para orang tua atau sesepuh setempat dengan tujuan ingin mengetahui Asal Usul Nama Desa Cisoka. Untuk Ka Cengeng minta maaf dan minta masukannya kepada orang-orang yang lebih tahu tentang hal ini.
Di karenakan ada versi cerita berbeda yang beredar dimasyarakat, Insya Allah, nanti Ka Cengeng akan ceritakan versi lainnya pada kesempatan berikutnya. Wassalamualikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Seperti biasa kalau Adik-adik ingin mendengarkan versi audionya silahkan klik disini.

Sumber  :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *