Asal Usul Nama Kecamatan Balaraja Versi 1 Tangerang Banten – Bersama Ka Cengeng

Posted on

Assalamualaikum…hallo.. Adik-adik khusunya yang ada diwilayah Kecamatan Balaraja Tangerang Banten dan sekitarnya dan Adik- adik diseluruh Indonesia pada umumnya. Kali ini Ka Cengeng akan menceritakan tentang Asal Usul Nama Kota Balaraja yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang Banten. Mungkin kebanyakan dari Adik-adik banyak yang belum tahu,kenapa kota Balaraja di namakan Balaraja. Biar tidak penasaran sekarang Ka Cengeng akan mulai ceritanya,disimak baik-baik ya.

Sejarah Kota Balaraja ada beberapa versi cerita, dan yang akan Ka Cengeng ceritakan kali ini adalah versi yang pertama, nanti Insya Allah untuk versi yang lainnya akan Ka Cengeng ceritakan pada kesempataan berikutnya.
Pada zaman dahulu di kisaran abad ke16 pernah terjadi berkumpulnya para raja senusantara dalam rangka melakukan penelusuran kerajaan-kerajaan, dan balaraja menjadi lokasi berkumpulnya para Raja tersebut. Raja-raja yang hadir pada saat itu adalah Raja Homengkubuono ke X (Yogyakarta), Raja Sultan Hamid(jawa timur), Raja Sultan Ageng Tirtayasa (banten), Raja Anoman (jawa tengah), Raja Panembahan Senopati (purwakarta), Raja Prabusiliwangi (jawabarat), Raja Ternate-Tidore (halmahera), Raja Hasanudin (makasar) dan raja lainya.

Suasana pasar Sen Tiong Balaraja
Suasana pasar Sin Tiong Balaraja

Berdasarkan peristiwa tersebut kata Balaraja itu di ambil, yaitu dari kata “Balai” yang berarti tempat berkumpul dan kata” Raja” yang berarti Raja atau Penguasa. Jadi Balaraja berarti tempat berkumpulnya para raja. Lokasi Balai Raja itu sendiri berada di Sen Tiong, karena pada waktu itu perdagagan dikuasai oleh orang-orang dari Tionghoa.

Depan Kantor Kecamatan Balaraja

Adik-adik yang baik, Itulah sejarah singkat tentang Asal Usul Nama Kota Balaraja Tangerang Banten Versi 1 yang dapat Ka cengeng ceritakan kali ini, semoga bisa menambah wawasan kalian dan jangan lupa belajar ya.Seperti biasa Ke Cengeng minta maaf bila ada kekeliruan dan kesalahan dalam artikel ini, mohon masukan dan kritikannya, terima kasih. Wassalamualaikum Warohamtullahi Wabarokatuh.

Seperti biasa kalau Adik-adik ingin mendengarkan versi audionya silahkan klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *