Asal Usul Nama Kecamatan Anyar Serang Banten

Posted on

Asal Usul Nama Kecamatan Anyar Serang Banten, Kecamatan Anyar atau yang sering kita kenal dengan nama Anyar, dimana daerah anyar ini sangat terkenal dengan keindahan pantainya, banyak para wisatawan dari dalam dan luar negeri yang berkunjung kekawasan Anyar ini termasuk Ka Cengeng sendiri sering berkunjung ke kawasan Anyar bersama keluarga.

Namun adik-adik semua, tahukah kamu tentang Asal Usul Nama Anyar ini? Kalau bekum pada tahu, nanti akan Ka Cengeng ceritakan sedikit tentang asal dan usulnya, supaya wawasan kita bertambah luas dan tidak hanya sekedar datang dan tahu namanya, tapi kita juga harus tahu latar belakang dan asal usulnya.

Baiklah kita mulai saja ceritanya, Pada beberapa abad yang lalu nama wilayah Anyar bukanlah sebuah nama kota wisata di Kabupaten Serang Banten seperti sekaran ini. Pada zaman dahulu wilayah Anyar bernama kota Sudi Mampir. Sejak dahulu banyak beberapa dari sesepuh berpendapat dan menyatakan setuju bahwa Anyar adalah dulunya bagian dari kerajaan Banten.

Kota Sudi Mampir berdiri sejak tahun 1667 , yang merupakan hasil dari perluasan kerajaan Banten yang Berawal sekitar tahun 1526 .Nama Sudi Mampir yang Artinya adalah Rela atau senang untuk Mampir. Itu di karenakan wilayah ini sangat indah dan menyenangkan dengan hamparan pantainya yang landai dan berpasir putih, di tambah dengan udara segar dan perbukitannya yang hijau, yang akan membuat semua orang yang melintasi daerah Sudi mampir ingin selalu mampir.

Kemudian pada tahun 1883, terjadilah sebuah bencana yang sangat dahsyat ditanah Banten khususnya di kota Sudi Mampir, yaitu Bencana Meletusnya gunung krakatau yang mengguncang seluruh dunia. Apakah Adik-adik sudah tahu tentang cerita meletusnya gunung Krakatau? kalau belum tahu Adik-adik bisa membacanya disini. Baik kita lanjutkan ceritanya, Letusan gunung Krakatau sangatlah dahsyat, mulai dari turunnya suhu bumi dan dentuman yang memecahkan telinga terdengar sampai Afrika. Kota Sudi mampir yang jaraknya sangat berdekatan dengan gunung Krakatau, tentu saja akan menerima dampak yang sangat luar biasa.Kota Sudi Mampir musnah di hantam sunami dan awan panas akibat letusan gunung Krakatau dan hanya menyisakan sedikit kehidupan, dan Sudi Mampir pun hanya tinggal Sejarah.

Setelah bertahun sejak kejadian tersebut, lama kelaman mulailah bermunculan para pendatang dari daerah sekitar Banten seperti Pandeglang, Serang, Ciomas, Mancak, bahkan adajuga yang berasal dari daerah luar pulau Jawa serti dari Padang, Lampung, Batak,Riau dan lain-lain.

Dengan semakin banyaknya pendatang dan menghuni daerah bekas Kota Sudi Mampir itu, maka seiring berjalannya waktu maka terbentuklah sebuah kota baru, dan diberi dengan nama “Anyar”, Anyar adalah bahasa sunda yang memiliki Arti “Baru”. Dan setelah itu, banyak pula ulama dari daerah Sunda yang datang ke Daerah Anyar.
Demikianlah Asal Usul Nama Kota Kecamatan Anyar, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan Adik-adik semua. Dan sebelum Ka Cengeng menutup cerita dan Asal Usul Nama Kota Kecamatan Anyar, ada sedikit tambahan untuk lebih melengkapi cerita diatas.

Konon dahulu di daerah anyar ada seorang Ulama yang dikenal sangat baik hati dan taat ibadahnya yang bernama Jasim. Diceritakan pada suatu hari beliau pergi melaut, sesampainya dilaut beliau langsung menurunkan jangkar dan mulai memancing. Walaupun beliau berada di atas kapal, beliau tidak pernah meninggalkan sholatnya.
Matahari mulai terbenam, kemudian Jasim mengangkat jangkar dan pulang untuk memimpin jamaah untuk melaksanakan solat magrib. Dan beliaupun tidak pernah segan untuk membantu masyarakat Anyar yang kesusahan.
Pernah suatu waktu ada seorang tetangganya yang sudah dua hari belum makan dan tidak ada apa-apa untuk dimakan, anaknya terus menangis karena lapar. Saat Jasim mendengar tangisan itu dia bertanya kepada ibunya, Hai saudaraku kenapa anakmu terus menangis ? “dia lapar belum makan dari kemarin,” Jasim sangat terkejut mendengar perkataan tetangganya itu”. Kemudian beliau pulang kerumahnya dan tidak berapa lama beliau kembali lagi dengan membawa ikan hasil tangkapannya dan memberikan kepada tetangganya itu.

Jasim selalu menanamkan sebuah pedoman dalam dirinya, bahwa “Memberi tidak akan membuat seseorang Jatuh Miskin”. untuk itulah Beliau selalu membantu tetangganya dengan apa yang beliau miliki. Ahlak mulia yang di perlihatkan oleh Jasim, lama kelamaan banyak dari para penduduk sekitar yang meniru sifat baiknya dan dijadikannya teladan. Maka Kota Anyar pun menjadi kota yang ramah dan penuh teladan. Kemudian pada suatu hari, Jasim pergi krtanah suci untuk melaksanakan ibadah haji, sepulang dari ibadah haji, Jasim bersama Ulama lainnya mendirikan Masjid Anyar. Dan setelah Jasim dan beberapa ulama lainnya tiada, maka kemudian dikenanglah para Ulama tersebut oleh masyarakat sekitar dengan mengabadikannya menjadi nama sebuah jalan , seperti Jalan Kisepuh dan Jalan Haji Jasim.

Demikianlah ceritanya, semoga bermanfaat, seperti biasa Ka Cengeng mohn maaf bila ada kesalahan dalam tulisan ini, jangan lupa belajar dan sukses buat Adik-adik semua.

Referansi :

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Anyar,_Serang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *