Asal Usul Nama Desa Pasir Gintung Kecamatan Jayanti Tangerang Banten – Bersama Ka Cengeng

Posted on

Assalamualaikum Adik-adik Ka Cengeng yang berada di wilayah desa Pasir Gintung Kecamatan Jayanti Kabupaten tangerang Banten dan semua Adik-adik yang ada di seluruh Indonesia. Jumpa lagi dengan Ka Cengeng, kali ini Ka Cengeng akan menceritakan tentang Asal Usul Nama Desa Pasir Gintung Kecamatan Jayanti Tangerang Banten.

Pada postingan kali ini bisa disebut postingan special, kenapa special……??? kenapa ya….??? oke deh…mari kita lanjutkan. Kenapa special, karena postingan kali ini Ka Cengeng akan menceritakan Asal usul nama tempat kelahiran Ka Cengeng sendiri.

Pasti adik-adik yang tinggal di Desa Pasir Gintung banyak yang tidak tahu tentang Asal Usul Nama Desa Pasir Gintung, iya kan, para bundanya juga pasti banyak yang belum tahu, ngaku aja lah ya dari pada sotoy…hehehe…..penasaran gak nih, gimana ceritanya? yuk kita simak sama-sama.

Asal Usul Nama Desa Pasir Gintung sangat berkaitan erat dengan berdirinya Pondok Pesantren Daar El Qolam Gintung. Dulu sekitar tahun 1950 an nama Desa Pasir Gintung belumlah ada, karena pada saat itu daerah ini hanyalah daerah yang di penuhi oleh petakan sawah. pada saat itu, nama Desa Pasir Gintung tidak dikenal oleh masyarakat Kabupaten Tangerang, dikarenakan Desa Pasir Gintung ialah pemekaran dari Desa Petak.

Hingga pada suatu hari yaitu tepatnya pada hari Jumat 19 Desember 1967, Abah haji Qasad Mansyur bersama beberapa tokoh masyarakat kampung yang juga merupakan guru pada madrasah “Masyariqul Anwar” seperti Ustadz Ahmad Syanwani, Ustadz Sukarta, Ustadz Johar, dan juga Kyai Rifa’i sendiri sebagai pendiri Ponpes Daar El Qolam membicarakan rencana pendirian pondok pesantren.

Sumber gambar : Foto Pribadi

Para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang bermusyawarah pada saat itu menginginkan nama tempatnya kelak bisa di kenal oleh masyarakt luas, sebagai daerah yang melahirkan para santri. Menurut Bapak Sarim (62), tokoh masyarakat setempat, yang menceritakan kepada tangerangonline.id, bahwa sebelum dinamakan Pasir Gintung, Desa yang dikenal sebagian masyarakat Tangerang ini ialah Desa Darul Qalam. Dikenal demikian, karena Pesantren Darul Qalam yang berada di desa ini, membuat masyarakat ingin menamakan Desa Pesantren. Namun, pria paruh baya ini melanjutkan, nama tersebut bisa dikatakan terlalu berat maknanya untuk sebuah desa hingga akhirnya pun semua tokoh di desa ini sepakat memberi nama Pasir Gintung. “Akhirnya dengan disetujui oleh seluruh masyarakat, Pasir Gintung yang mempunyai makna, Pasir Pesantren ditetapkan menjadi nama desa kami,” katanya, Minggu (3/9/2017).

Sumber Foto : tangerangonline.id

Mungkin, Kakek asli pribumi yang bertempat tinggal di Kampung Ranca Leutik Desa Pasir Gintung Kecamatan Jayanti ini pun menuturkan, makna kata Pasir diambil diakarenakan hamparan tanah desa ini mengandung pasir dan Gintung merupakan sebutan bahasa sunda yang mempunyai arti Pesantren. “Jadi kami juga tidak menghilangkan kata pesantren untuk menami desa kami, dikarenakan Pesantren Daru Qalam sebagai salah satu icon desa kami, dan telah banyak lahirnya para santri hebat di pesntren ini,” tuturnya. Sebuah desa yang menjadi perbatasan antar Tangerang dan Serang ini pun sampai kini menjadi tujuan oleh para pejabat daerah untuk menyekolahkan anaknya di pesantren

Dan sampai sekarang, Desa Pasir Gintung, adalah sebuah Desa yang terdapat di Kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang Banten yang telah banyak melahirkan banyak santri yang berhasil dan terkenal. Dan tidak sedikit pula pejabat pemerintah setingkat menteri yang berkunjung ke Pesantren Daar El Qolam Gintung. Dan perlu Adik-adik ketahui sekarang ini Pondok Pesantren Daar El Qolam Gintung adalah Pondok Pesantren terbesar di Provinsi Banten.

Nah…jadi begitu Asal Usul Nama Desa Pasir Gintung, jadi tahu kan sekarang, makanya panteng terus di Kacengeng.com ya, biar kamu banyak tahu, banyak ilmu dan tambah wawasan, masa asal usul daerah sendiri sampe gak tahu sih….ya cukup sekian dulu dar Ka Cengeng, semoga bermanfaat, seperti biasa Ka Cengeng mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan dalam artikel ini, silahkan di koreksi dengan mengisi kolom komentar di bawah.

Jangan pernah malas belajar, semangat terus….

 

Refferensi :

  1. tangerangonline.id
  2. Wikipedia.com
  3. daarelqolam.ac.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *