Lowongan Kerja PT Apparel One Indonesia

Diposting oleh:
Tanggal publikasi:
Kategori:Ekonomi dan Bisnis, Fresh Graduate, Full Time, Management Trainee, Manufaktur, S1, TeknikEkonomi dan Bisnis, Fresh Graduate, Full Time, Management Trainee, Manufaktur, S1, Teknik
Lokasi:Jawa Tengah
Jenis Pekerjaan:Full Time
Pendidikan:D4/S1
Pengalaman:0 - 2 Tahun

Sebagai bagian dari Triputra Group dan anak perusahaan dari PT Bina Busana Internusa Group, PT Apparel One Indonesia merupakan produsen garmen berskala global yang memfokuskan pasarnya pada ekspor. Perusahaan yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah ini pertama kali berdiri sejak tahun 2011.

Didirikan sejak 2011, saat ini kami mengelola tiga pabrik besar untuk menyuplai kebutuhan klien di berbagai belahan dunia. Kami memegang kendali penuh atas seluruh rangkaian proses, mulai dari pembuatan pola menggunakan CAD, pemotongan dan penjahitan dengan mesin otomatis, printing, hanger system, hingga pengawasan mutu (QC) yang ketat serta standar kepatuhan sosial, demi menjaga komitmen kami terhadap kualitas dan keberlanjutan.


MANAGEMENT TRAINEE BATCH 14

Kabar baik untuk rekan-rekan sekalian, saat ini Bina Busana Internusa Group (BBI Group) kembali membuka kesempatan berkarir melalui program management trainee batch 14.

Persyaratan:

  • Lulusan minimal D4 / S1 jurusan Teknik (Mesin, Industri, Tekstil, Tata Busana, Metalurgi, Lingkungan, Sipil, Kimia), Akuntansi, atau Manajemen
  • Memiliki IPK minimal 3.00
  • Memiliki riwayat aktif dalam kegiatan organisasi
  • Mempunyai karakter kepemimpinan yang kuat
  • Memiliki kemampuan critical dan analytical thinking yang baik
  • Lulusan baru (fresh graduate) dipersilakan untuk melamar
  • Lokasi penempatan kerja di Semarang, Jawa Tengah

Perhatian : "Kami tidak pernah memungut biaya atau imbalan dalam bentuk apapun terkait proses rekrutmen di situs ini. Jika ada pihak yang mengatasnamakan kami atau perusahaan dan meminta pembayaran, baik untuk transportasi, akomodasi, maupun keperluan lainnya, dapat dipastikan hal tersebut merupakan upaya penipuan."